
Simulasi terus digelar, gladi bersihpun demikian untuk persiapan Asesmen Nasional Berbasis Komputer di MTsN 2 Muaro Jambi, di ruang laboratorium computer. Senin 13/9 ANBK baru pertama kali dilaksanakan dan dalam kondisi pandemi, sehingga komunikasi dan sosialisasi kurang optimal, karena anak-anak ini baru pertama kali mengikuti ANBK, perlu dibimbing tentang cara menggunakan aplikasi asesmen tersebut. Kemudian tipe-tipe soal juga harus dikenalkan supaya nanti Ketika hari H asesmen, mereka tidak gugup atau kebingungan, “ungkap Sri madona proktor MTsN 2 dan juga timnya.
Kepala MTsN 2 Muaro Jambi Kardono z, S.ag, mengatakan peserta asesmen bukan rekomendasi atau nama yang diusulkan madrasah, dan tidak semua siswa ikut sebagai peserta asesmen, hanya 45 siswa kelas VIII sebagai perwakilan yang dipilih secara acak melalui sisttem di kemendiknas pusat. ANBK tidak hanya dilakukan untuk siswa tetapi juga guru atau tenaga pengajarnya sebagai survei karakter dan survei lingkungan belajar. Waktu dan metode pelaksanaannya sama dengan ANBK yang diikuti siswa.
ANBK tidak menentukan siswa naik atau tidak naik kelas. ANBK bertujuan mengetahui tingkat capaian nasional, belajar rata-rata murid secara nasional. Hasil ANBK digunakan juga untuk melihat standar proses dan input terhadap Pendidikan sudah memadai. Begitupun pengolahan kelas, madrasah dan manajemen madrasah. Kami berharap melalui ANBK, dapat membangun kemampuan murid berpikir kritis, terutama di bidang akademik literasi dan monerasi. Selain itu ANBK berupaya membangun karakteristik dan lingkungan belajarnya. (HY)
|
351x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...