
Muaro Jambi, MTsN 2 beserta kkm mengadakan kegiatan MGMP pada hari rabu 6/01,yang bertempat di MTs Jauharul Islam Penyengat Olak.Kegiatan ini berlangsung dari pukul 9.00-12.30,dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pada masa pandemi covid 19 ini.MGMP adalah forum/wadah kegiatan professional guru mata pelajaran sejenis di sanggar yang terdiri dari dua unsur yaitu musyawarah dan guru mata pelajaran.Musyawarah mencerminkan kegiatan inti dari,oleh,dan untuk guru,Sedangkan mata pelajaran adalah guru mts baik yang negeri maupun yang swasta,yang mengasuh dan bertanggung jawab mengelola mata pelajaran yang ditetapkan di dalam kurikulum.
MGMP memiliki banyak peran salah satunya adalah membantu para guru mata pelajaran untuk membantu mengembangkan diri dalam keprofesiannya,oleh karena itu,perlu terus diupayakan agar program ini dapat di optimalkan oleh MGMP melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan yang dapat dilakukan secara mandiri dan pro aktif, inilah yang ingin dilakukan oleh mtsn 2 dan kkmnya.Sebagaimana himbauan dari pengawas yaitu bapak Ali Muddin S.Pd M.Pd . Keberhasilan MGMP akan sangat dipengaruhi oleh etos kerja anggota dan guru mata pelajaran sejenis dalam membangun semangat kebersamaan dan persaudaraan dalam sebuah wadah yang memilki karakter dan jati diri.MGMP biasanya dilakukan satu kali dalam sebulan yaitu setiap tanggal 6.
Dalam musyawarah ini akan dibahas kesulitan,tantangan serta hambatan yang terjadi dalam proses pembelajaran. Dengan musyawarah akan ditemukan solusi dan memecahkan masalah yang akan dialami dalam setiap bulan. Kopetensi guru diartikan sebagai pengetahuan,keterampilan,dan niali-nilai dasar yang direfleksikan dalam kebiasaan berprilaku dan bertindak. Secara jujur harus diakui keberadaan musyawarah guru mata pelajaran selama ini terkesan mandul,dan belum memiliki peran yang bermakna dalam melakukan perubahan yang mendasar dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan,maka dalam hal ini kepala MTsN 2 Muaro jambi yaitu Bapak Kardono Z,S.Ag mengajak semua guru se kkm MTsN 2 untuk dapat meningkatkan kwalitas diri karena guru sebenarnya tidak hanya menjadi tenaga pengajar anak didik,akan tetapi mereka juga harus memerankan dirinya sebagai pekerja kultur word class.
Pendidkan tidak hanya bisa dibatasi fungsinya hanya sebatas pelajaran disekolah ,dan perlu adanaya penajaman program yang pro aktif agar MGMP benar-benar mampu membantu dalam menguasai kompetensi sesuai standar pendidikan yang diisyaratkan undang-undang no 14 tahun 2005.Tentang guru dan dosen yaitu dalam rangka melaksanakan tugas keprofesiannya guru berkewajiban meningkatkan dan mengembangkan kwalifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan.(HY)
|
468x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...