
Jakarta, Desember 2024 – Wakil Menteri Agama RI, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi'i, S.H, M.Hum, mengumumkan beberapa program prioritas bagi guru di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Program ini merupakan hasil diskusi terbatas dengan Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) dan Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemenag.
Dalam keterangannya, Wamenag menyampaikan bahwa langkah-langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalitas guru sebagai garda terdepan pendidikan di Indonesia.
1. Kenaikan Tunjangan Profesi Guru (TPG)
Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru non-ASN yang telah tersertifikasi namun belum *inpassing* akan dinaikkan dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2 juta per bulan. “Kenaikan ini diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi para guru non-ASN yang terus berkontribusi dalam dunia pendidikan,†ujar Wamenag.
Sementara itu, TPG untuk guru ASN tetap setara dengan satu kali gaji pokok sesuai regulasi yang berlaku.
2. PPG Transformasi Dimulai Februari 2025
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Transformasi akan dimulai pada Februari 2025, dengan 18 angkatan pertama yang diikuti oleh 47.000 guru yang telah lulus *pre-test*. Setiap tahun akan dilaksanakan lima angkatan PPG, dengan prioritas diberikan kepada guru yang telah masuk antrean dan lulus tes akademik.
“PPG Transformasi ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan guru-guru yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi terhadap pengembangan peserta didik,†tambahnya. Wamenag berharap, langkah ini dapat memberikan dukungan signifikan bagi para guru dalam menjalankan tugas mulianya. “Semoga program ini mampu membawa perubahan yang lebih baik dalam dunia pendidikan, khususnya di bawah naungan Kementerian Agama,†tutupnya. Program prioritas ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mengakselerasi kualitas pendidikan dengan memperhatikan kesejahteraan dan pengembangan profesional guru. (AG - Humas)
|
247x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...